7.28.2015

#latepost : Pulang Kampung + Salib Kasih

       Perjalanan perdana di tahun 2015 adalah Stabat---Siborong-borong. Jadi ceritanya, 5 Januari 2015, pariban (anak laki-laki saudara perempuan bapak) ada yang menikah. Berhubung bapak adalah pihak tulang dan ini terakhir kali namboru mestain anak, bapak dan mama memutuskan untuk berangkat. Kami pun pergi, mengingat suwami belum pernah berkunjung ke kampung halamanku, sekalian jalan-jalan. Walaupun sempat was-was juga sama stamina suwami karena harus nyetir sendiri selama 10 jam an..*pukpuk sayang
         Berangkat tanggal 4 Januari pagi, sekitar jam 10, kami berempat pun berangkat plus 1 orang ponakan. Pemberhentian pertama dilakukan saat jam makan siang berakhir, di Siantar City jam 2 an. Perberhentian kedua, di Panatapan Parapat.

Minum2 sambil manatap Danau Toba...
          
           Nyampe Siborong-borong sekitar jam 7 malam, antri di pom bensin sekitar 1 jam, lanjut makan malam dulu di Mie Goreng khas Siborong-borong. Selesai makan langsung ke Bahalbatu, tepatnya Lumban Silintong, sampe jam 9 an...Udaranya dingin banget..brrr.., tapi ngerasa seger, jadinya males pake jaket. Lanjut ngobrol sampe larut malem.

Besoknya bangun pagi-pagi, siap2 ke pesta, mandi, airnya bikin badan kayak mau beku...rghhhhhh
Trio Sihombing's wifes


Tiga generasi :d

Bonyok, sehat2 terus pak mak...
           Pas selesai acara gereja, lanjut acara adat di rumah, makan nasi pake talam (ciri khas pesta di kampung), porsinya gede banget.., can u imagine??!!! nasi 1 talam.
         Nah, berhubung pesta batak itu sangatlah panjang, apalagi di kampung bisa sampai malam, maka dengan pertimbangan matang aku, suwami, dan Valencia, si ponakan, di tengah2 pesta melarikan diri menuju Salib Kasih. Sampe sana udah agak sore, enak jadinya gak terlalu panas. Aku sebelumnya gak pernah kesini, jadi ngerengek sama suwami minta kesini mumpung gak jauh lagi dari Siborong-borong.
          Salib Kasih berada di Dolok Siatas Barita, Kec. Siatas Barita, Tarutung, dibangun pada Oktober 1993 untuk mengenang Dr. I.L. Nommensen. Karenanya pertama kali memasuki gerbang setelah membayar karcis seharga 2.000 rupiah per orang, kita akan disambut oleh monumen ini..
 
            
         Kelihaian supir pun perlu dipertimbangkan, mengingat jalan yang berliku dan menanjak menuju lokasi. Saat menuju monumen kita akan disuguhi oleh jejeran tangga yang menanjak yang cukup tinggi. Ada 2 track yang disediakan, dengan anak tangga dan tanpa anak tangga.  Sepanjang jalan ke atas juga banyak plakat2 ataupun nisan2 yang ditinggalkan orang sebagai kenang-kenangan atas kunjungan mereka.  Ponos pinus yang rindang, membuat perjuangan ke puncak tidak terlalu terasa. Banyak juga spot foto yang sayang jika dilewatkan. Tak lupa disediakan tempat duduk untuk beristirahat setiap beberapa meter.
  
  

            

           Di sepanjang jalan, setiap beberapa meter, ada plang 10 Titah Allah, dari bawah, titah pertama, kemudian, titah kesepuluh saat sampai di puncak.

Akhirnya sampai kesini juga, puncak gak jauh lagi...
Saat sampai di atas kita akan disuguhi Monumen Salib Kasih yang menjulang tinggi.



Dari bagian puncak ini kita bisa melihat hampir seluruh kota Tarutung, dan jika malam tiba, lampu di Salib Kasih ini akan menyala sehingga bisa dilihat dari jauh dari kota Tarutung.

Di bagian puncak ini juga terdapat tempat duduk yang bertingkat,
dengan mimbar di depannya. Menurut cerita, setiap minggu ada perkumpulan yang beribadah di tempat ini. Bisa dibayangkan, perjuangan mereka menuju puncak untuk beribadah, luar biasaa...
 







Selain itu, ada juga kamar2 doa yang disediakan, lengkap dengan Alkitab dan kotak persembahan di dalamnya. Kamar-kamar doa ini merupakan sumbangan dari orang-orang yang ingin membangun, bisa diketahui dengan nama yang tertera di setiap  bagian depan kamar doa.





Puas foto-foto, menikmati pemandangan, sambil beristirahat, kami pun memilih satu kamar untuk berdoa. Selanjutnya kami turun, mengingat hari sudah semakin sore.
        
Ini foto dengan latar belakang kota Tarutung...,



Ini pemandangan di depan gerbangnya...

           Sampai di bawah, menuju parkiran, terdapat banyak kios2 tempat berjualan souvenir. Tak lupa kami mampir membeli kenang2an.









Balik dari Salib Kasih, tak lupa mampir mandi air hangat di Sipoholon. Abis mandi enaknya makan yang anget2 ni, tapi berhubung udah agak malem akhirnya langsung balik deh. 


Sampai di kampung, pas pesta pun selesai, langsung jemput rombongan, en pulang deh kita.

Besokannya, bangun pagi-pagi, mau menikmati udara segar di kampung. Kalau lagi ngomong kita ngeluarin uap kayak asap gitu sangkin dinginnya.


Di ladang belakang rumah opung..


Abis itu, kita langsung siap-siap pulang deh..., sebelumnya jiarah dulu ke kuburan opung..

Opungnya bapak..
Di depan makam Opung Marnala..










Biar, tak lupa silsilah, fotoinlah satu-satu namanya...


Singgah dulu, minum air kelapa di Pabatu..
       Puji Tuhan, perjalanan pulang berjalan lancar, walopun agak susun gembung, karena muatan bertambah. 
          Well, liburan yang menyenangkan, nambah wawasan, refreshing, ketemu keluarga...Ahhh..., semoga ada kesempatan lagi pada waktu yang akan datang. Tuhan memberkati.

5.21.2015

Pesona Ekowisata Tangkahan

Long time no see...
Semoga semua sehat-sehat yahhh..

Mau cerita kalo kemaren sempet menangin Lomba Menulis di majalah bulanan kantor ;), rubriknya yang ringan-ringan aja, WISATA.
Sebenernya ikutan ini iseng banget deh, secara kemaren itu kerjaan kantor lagi numpuk banget, tapi kekeuh tetep pengen ikut berpartisipasi, akhirnya disempetinlah ke objek wisata yang mau ditulis ini LAGI dengan tekad supaya lebih menghayati pas nulisnya nanti.
Pas, dikasih tahu menang lumayan surprised, tapi seneng juga secara tulisan ini bisa dibaca sama temen-temen seperjuangan di seluruh Indonesia, trus dapet hadiah menarik plus sertifikat *horeee *lebay



PS : Thanks to suwami yang udah mau jadi fotografer dadakan.


Ni tulisan lengkapnya:

PESONA EKOWISATA TANGKAHAN


Mungkin objek wisata yang satu ini belum terlalu familiar di telinga Anda. Namun, bagi para wisatawan mancanegara, Tangkahan merupakan salah satu destinasi prioritas. Tangkahan, salah satu kawasan di Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL) adalah sebuah ekowisata yang menyuguhkan kombinasi yang sempurna, aliran air sungai yang jernih dikelilingi pemandangan hutan hujan tropis dengan topografi berbukit sungguh memanjakan mata.

Sungai Buluh dan Sungai Batang Serangan yang membelah hutan menghasilkan air yang bernuansa hijau dilengkapi dengan aneka jenis tumbuhan dan tebing bercorak di sepanjang sungai menghasilkan udara segar dan nuansa alami merupakan pilihan yang tepat untuk menghilangkan penat dari kesibukan sehari-hari.


Tangkahan terletak di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, sekitar 60 km dari Stabat, ibukota Kabupaten Langkat. Tangkahan bisa dicapai dengan waktu berkisar 3 - 4 jam dari Kota Medan. Untuk sampai ke tempat ini, kita bisa menggunakan kendaraan umum, sejenis bus dari kota Medan, tepatnya dari Terminal Pinang Baris. Namun jam berangkat bus ‘Pembangunan Semesta’ ini hanya pada waktu tertentu. Selain itu, kita bisa menggunakan kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor. Sekarang ini, banyak juga tersedia travel penyedia jasa antar jemput yang banyak diminati oleh wisatawan asing.

Tak perlu khawatir mengenai penginapan. Ada banyak homestay yang tersedia. Menurut Survei Hotel Tahunan (VHT-L) Tahun 2015 yang baru saja dilaksanakan, ada sekitar 12 akomodasi di sini, baik berbentuk homestay maupun kamar-kamar yang sering disewakan jika jumlah wisatawan membludak. Sekitar Mei-Agustus merupakan puncak kunjungan wisatawam mancanegara. Sedangkan wisatawan domestik biasanya datang pada akhir pekan atau pada hari-hari libur tertentu. Berdasarkan informasi dari Lembaga Pariwisata Tangkahan (LPT), jumlah wisatawan lokal tahun 2014 mencapai 41.998 orang dan mancanegara sebanyak 3.711 orang.

Memasuki lokasi wisata Tangkahan kita akan melewati jalan bebatuan yang membuat perjalanan agak melelahkan. Namun, hal tersebut akan terbayarkan saat kita sampai dan menikmati kegiatan-kegiatan wisata nanti.

Di pintu masuk lokasi wisata, ada penjaga tak berseragam yang bertugas menyerahkan kupon parkir, untuk mobil seharga 10 ribu rupiah sedangkan sepeda motor 5 ribu rupiah. Kemudian kita akan menjumpai lokasi Visitor Centre yang memiliki parkir yang cukup luas, membuat kita leluasa untuk memilih tempat. Pertama sekali, kita harus membeli karcis seharga 3 ribu rupiah per orang di loket. Kemudian kita akan menuruni beberapa anak tangga lalu berjalan menuju getek (sejenis rakit) yang akan menyebrangkan kita melewati Sungai Batang Serangan yang arusnya cukup deras menuju Sungai Buluh. Selain itu dengan berjalan beberapa meter dari Visitor Centre, ada jembatan gantung yang bisa kita lalui menuju ke sebrang. Bayarannya masing-masing 10 ribu rupiah saja per paket PP.


Ada banyak kegiatan wisata yang bisa dilakukan di Tangkahan, diantaranya adalah :

Trekking, bisa dilakukan dengan berjalan ataupun dengan menaiki gajah. Trekking ke dalam hutan, tentunya harus dipandu oleh pemandu atau ranger yang sudah mengenal daerah yang akan dilalui. Jika naik gajah kita akan dibawa melewati jalur yang biasa dilalui untuk berpatroli, sensasinya sungguh akan luar biasa.

Menikmati mandi di aliran sungai yang sangat segar, dilengkapi pemandangan hijau di kanan kiri akan membuat kita melupakan kepenatan sehari-hari.


Air terjun, yang terdapat di dekat pertemuan Sungai Buluh dan Sungai Batang Serangan pun tak kalah nikmatnya. Kita harus berjalan ke cekungan sungai sekitar 100 meter untuk sampai ke air terjun ini. Berada tepat di bawah jatuhnya air seperti sedang mendapat pijatan alami.


Sumber air hangat akan kita jumpai dengan menyusuri sungai, tak terlalu jauh dari lokasi air terjun. Ada sebuh goa yang tidak terlalu besar tapi di dalamnya kita bisa berbaring sambil berendam menikmati air belerang yang hangat.


Memandikan gajah adalah sebuah pengalaman yang sayang jika dilewatkan, sekitar 1 km dari Visitor Centre, kita akan mendapati CRU Tangkahan yang merupakan pusat konservasi gajah yang bertugas untuk berpatroli ke dalam hutan untuk melindungi kawasan TNGL dari kegiatan illegal seperti perburuan, perambahan, dan juga illegal logging. Adapun jadwal mandi gajah, pagi hari pukul 8.30 – 9.30 WIB dan sorenya pukul 15.30 -16.30 WIB di Sungai Batang Serangan.


Selain itu, Tangkahan juga sangat cocok digunakan oleh perusahaan ataupun instansi yang hendak menyelenggarakan outbound. Beberapa kegiatan seperti flying fox, panjat tebing, menaiki perahu karet bisa dirancang di sini. Tentunya itu semua dilakukan sambil disuguhi pemandangan yang indah dan udara yang menyegarkan.


LPT mempermudah wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang hendak mengeksplor ekowisata ini. LPT menggandeng tenaga pemuda setempat untuk menjadi pemandu bagi para wisatawan (ranger).

Begitu indahnya alam Tangkahan, dilengkapi dengan kegiatan-kegiatan wisata menyenangkan yang bisa dilakukn di sana, tidak mengherankan jika Tangkahan disebut The Hidden Paradise in North Sumatra. Dan jika anda beruntung, Anda bisa menemukan batu akik di sungai Tangkahan ini. Selamat berkunjung. “Bersatu Sekata, Berpadu Berjaya”. Salam dari Langkat.



2.22.2015

Love Melulu

Pas banget Valentine kemaren jatuh hari Sabtu... Beberapa hari sebelumnya udh colek2 suwami.., sibuk nanyain mau kemana pas hari itu.., sekalian kasi kode minta kado;)

Akhirnya setelah mengajukan diri sebagai penyusun itinerary dan memutuskan secara sepihak suwami sebagai penyandang dana, akuu pun mulai sibuk cari2 tempat makan, trus mau ngapain aja.

Hari H, 14 Februari 2015 pagi, 5.30, alarm bunyi seperti biasa, berisikk deh, lanjutin tidur sambil berharap suwami yang bangun, matiin. Tapi udah hampir jam 6, bunyi masih kedengaran, aku pun memutuskan bangun, buat matiin doang, abis itu tidur lagi. Secara weekend kan ya.., kapan lagi bisa bangun siang..
Tiba2 segala rencana bubarr jalan, setelah melihat ada bungkus kado pink di atas meja.., wuihhh.. surprise dari suwami nih.., pantesan semalam sok2an nyelesaiin kerjaan kantor sampe malem, ampe aku tidur duluann..

Si kado pink :d

Hihii.., bener2 surprised.., pas dibuka isinya pink2 gitu, kirain baju kan ya.., ternyata oh ternyata, setelah diteliti lebih lanjut isinya tuh baju tidur..:d

Lingerie versi sopan nii...;)

Akuu senangg...
Posisi suwami masih tidur, aku bingung, mau kasih kejutan apa, akhirnya bikin pancake aja deh.., nanti kasih kreasi love2..

Pancake Cintah..

Beres masak, berharap suwami segera bangun, tapi apa daya sampe pancake nya dingin, belum ada tanda2 kehidupan. Mau gak mau, akhirnya akuu bangunin juga deh..., disuruh ngabisin pancake special udah dingin..Trus hahahihi, dengerin cerita kado suwami..

Siangan cau ke medan, makan siang, lanjut ke Centre Point, nonton Kingsman, trus makan malam special di Fish en Co.., ngantrian woww banget...
Abis itu pulang deh.., gak lupa foto2.., mumpung ada hiasan nyambut Imlek juga :d


Tahun Kambing Kayu..

Kingsman 'Secret Service'

FISH & CO, antrian ke 12..


Mari pulang..See u next year..

Last but not least..., happy belated Val's day e'body...
Selamat menyebarkan kasih...
Gong Xi Fat Cai..
God bless...


2.09.2015

Keriaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015

Sekali lagi.., karena menjunjung tinggi asas 'Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali', maka postingan ini pun harus diabadikan.

Hmm.., menyambut Natal tahun 2014, kita cek2 ombak dulu di tempat nongkrong terdekat ' Binjai Super Mall' aka 'BSM', ternyata disana udah ada kereta si Santa, langsung deh, mari kita foto2 duluu...



Trus, tanggal 15 Desember nya kita pun menghadiri Natal Keluarga Besar BPS di Gedung RRI Medan. Janjian sama para anggota kos SETIA, foto dengan para suwami. Setelah dulu curhat gegalauan pindah2 kamar, akhirnya kemaren itu bisa gandeng pasangan masing-masing. Semoga next time, bisa berpose lagi sambil gendong anak masing-masing. Aminnn ya Tuhan..
Dari kiri ke kanan, tanggal merid terdahulu-terakhir
Abis itu, kita cek2 ombak lagi dong ke mall yang lebih besar di kota Medan, Sun Plaza. Tapi sebelumnya, untuk menyambut tahun baru, rambut baru dulu dong..

Nampang with rambut baru, celana baru en tas baru.. Hoho, jadi kita taon baruan :p



Tanggal 22 Desember, dateng ke acara Natal Bersama Ama Ina di gereja, dapet jatah liturgi, mari kita berkebaya..
Ni, suwami dipaksa2 pake jas kagak mau..



Tanggal 24 Desember pun, malam Natal an di gereja kita. Nah, 25 Desember nya kita natalan di rumah bonyok, abang dari Kalimantan kebetulan pulang, rame deh...
Foto keluarga by ponakan 'Glenno si fotografer'





Seragaman rangrang..:d

Tanggal 30 nya kita pulang kota ke Siantar City.., taon baruan di rumah inang mertua. Nyampe di Siantar, langsung cauu ke Kebun Binatang Siantar, maklum, sejak resmi jadi anggota keluarga Siantar sejak 2012 lalu, belum pernah kesini. Akhirnya sempetinlah menginjakkan kaki sebentar bersama para ponakan dan inang..

Pose duluuu...
Dan aku baru tahu ternyata, Pematang Siantar Zoo ini milik si Rahmat Shah, yang punya Rahmat Galeri di Medan. Yang mana dia adalah bapaknya si Raline Shah, si artis yang lagi naek daun ituh..



Nyamain baju sama zebra,liris2 gitu..
Sore sebelum malam taun baru, kita ziarah dulu ke Sipolha, trus sorenya siap2 ke gereja kebaktian tutup tahun. Malemnya sebelum ibadah keluarga jam 12, ktta lihat perayaan kembang api dulu di depan rumah. Sumpee, kalo di Siantar ini memang malem tahun baru meriah banget deh, kembang api dimana2, orang lain pada beli mahhal2, kita mah nikmati aja deh..


Wefie-an pas pembacaan warta setahun, panjang euyy...
Oke deh.., segitu aja keriaan natal en tahun baru kemaren. Terima kasih 2014.
Semoga tahun 2015 membawa kedamaian, sukacita, semangat yang terbaik untuk menyambut berkat-berkat Tuhan.


Welcome blessed 2015, please be kind.. :D

2.08.2015

2nd Anniversary

Walopun telat, cerita ini harus tetep diabadikan demi kemaslahatan bersama :-)

15 Desember 2014
Anniversary kita yang kedua..
Time flies..

Dua tahun ini..
Bersyukur buat penjagaan Tuhan terhadap keluarga kecil kami.
Bersyukur buat hari-hari yang bisa kami lewati bersama.
Bersyukur untuk kesempatan saling memahami pribadi satu sama lain lebih lagi.
Bersyukur untuk setiap keadaan 'naik turun' dalam keluarga ini.
Bersyukur untuk pelajaran2 berharga untuk meredam egois, saling pengertian, tidak menuntut, dan melakukan yang terbaik untuk pasangan.

Dua tahun ini..
Kita juga masih dikasih waktu untuk menikmati hari2 berdua..
Diberi kesempatan untuk lebih bersabar menanti si buah hati, kesempatan mempersipakan diri lebih lagi untuk menjadi orang tua :-)

Anniversary kali ini kita  ngerayainnya sederhana aja, suami beli kue, trus kita tiup lilin, en make a wish untuk keluarga kita.
Abis itu makan malam di Resto Jati, Binjai. Restonya sih lumayanlah.., design nya romantis2 gimana, pake tirai2 gitu. Makanannya sih soso lah dibandingin sama harganya. Perut kenyang, perayaan pun ditutup dengan karaoke an..*nyanyi lagu duet romantis

Kue anniv.., disponsori oleh suwami tercintah..


Abaikan pipi chubby perempuan itu ;)


Self timer mode on..
Sing : Cintaku padamu takkan berubah.....hoho..

Once again,

Happy anniv sayang, segala yang terbaik buat kita.
God bless us * muahh..

2.06.2015

Mimpi Beasiswa

Oke sip..., keadaan diri belakangan ini adem ayem, santai kayak di pantai..
Pokoknya ngikutin air mengalir.
Sampai suatu saat, dapet kabar seorang sahabat dan banyak teman lulus beasiswa pasca sarjana.
Hmmm.., sebenarnya aku sendiri udah lulus S2 dari tahun 2012 sih. Cuma biaya sendiri, dan kuliah sambil kerja, eh gak deng, kerja sambil kuliah, secara masuk cuma Jumat Sabtu, kelas eksekutif gitu ceritanya.
Nah, tiba-tiba 'rasa' itu muncul, aku juga pengen dapet beasiswa.....
Dari dulu sebenarnya, memang punya mimpi kuliah di luar negeri. Pengen ngerasain hidup disana beberapa waktu. Cuma peraturan di kantor itu, baru bisa ngajuin tugas belajar setelah 4 tahun masa kerja. Nah, waktu beberapa bulan masuk kerja, sekitar akhir tahun 2009, semangat belajar masih meledak-ledak *lebay ;), nah berhubung kalo mau kuliah pake beasiswa harus nunggu lama, akhirnya setelah melalui pemikiran yang gak mau repot, aku pun memutuskan untuk kuliah dengan biaya sendiri, jadi cuma ngajuin ijin belajar dari kantor. Akhirnya ambil kuliah juruasan Ekonomi Pembangunan di USU, salah satu kampus negeri di Medan, sementara aku berkantor di Langkat.
Sejujurnya, dari lubuk hati terdalam gak pernah nyesel sih ambil keputusan itu, karena toh memang waktu itu masih semangat banget belajarnya.
Hmmm..,sekarang sih masih menyimpan mimpi bisa kuliah di luar negeri dengan beasiswa. Duhh.., pengen banget deh belajar gratis sambil ngerasain hidup ala bule. Tapi kalo ngeliat kondisi sekarang, kayaknya sih kurang memungkinkan ya untuk kuliah reguler gitu, jadi kalo dapet kursus aja yang tiga bulanan gitu deh..
Sejauh ini sih mimpi ini masih sebatas keinginan dan khayalan semata, belum ada usaha untuk mewujudkannya. Semoga suatu hari nanti, ada jalan untuk bisa menghabiskan beberapa waktu untuk menuntut ilmu di benua seberang. Aminnn...

8.05.2014

MTD part 2 & 3

Hai semuahh...
Mau lanjutin postingan yang ini ya..

Sabtu, 4 Juni yang lalu, sesuai rencana, setelah paginya suwami menjalani tes, sorenya kami langsung ke praktek dr Binarwan. Udah bikin janji jam 6 sore. Sampe disana, langsung ke tempat daftar, konfirmasi janji, trus nyerahin hasil2 tes sebelumnya, untungnya hasil tes suwami juga udah nyampe. Gak berapa lama, paling nunggu 15 menit, kita dipanggil, disuruh nunggu di depan ruang konsultasi. Sebentar aja, kita pun dipersilakan masuk, si dokter udah di dalam, liat bundelan informasi kami dan hasil tes2 kemarin. Terus dia komen sesuatu yang menurutku rada gimana gitu,  cuma karena memang si dokter keturunan china, makanya pembawaannya agak ceplas ceplos gitu, kita pun akhirnya maklum aja. Terus dia nerangin nya cepet banget, apa karena memang mungkin dia udah bosan kali, coz pasiennya buanyak, kita ya mikir positifnya aja. Abis kasih obat, si susternya bilang ke kita, masih ada pertanyaan ke dokternya gak, sementara kita mikir itu, si dokter malah sibuk baca artikel tentang debat presiden.., huh...
Trus nanyalah sama si dokter, eh, jawabnya dia singkat banget.., sebel deh..
Abis itu, kita disuruh menuju ruang apotik, nunggu disana beberapa menit, dipanggil, dikasih obat untuk aku sama suwami, harganya 368 ribu rupiah.
Suwami disuruh jalani satu tes lagi, dan disuruh balik pas obatnya abis.

Kamis, 10 Juli, udah bikin janji sama Prodia, suwami mau jalani tes hormon (LH dan testosteron).  Biayanya sekitar 650 ribu an. Darah diambil sampe 3 kali, setiap 15 menit seklai, sama kayak aku pas jalani pemeriksaan hormon juga. Hasilnya baru selesai Sabtu sore, karena pemeriksaan testosteron dilakukan di Jakarta.

Sabtu, 12 Juli, kami pun balik ke dokter bawa hasil tes suwami lagi. Kali ini pun udah bikin janji jam 6 sore. Sampe sana konfirmasi ke bagian pendaftaran, terus disuruh nunggu. Nah, entah kenapa kali ini, nunggunya agak lama. Ternyata jam setengah tujuh si dokter baru turun dari atas (tempat prakteknya itu, bentuk ruko, menurut analisisku, bagian atas itu tempat tinggalnya), jadi panggillan antrian pun ketahan. Kami masuk ke ruang dokter sekitar jam setengah 8 malam. Untungnya inisiatif, nanya ke susternya, kami kok belum dipanggil2 ya, padahal udah bikin janji jam 6 sore. Abis nanya gitu, langsung deh, namaku dipanggil :)
Ketemu dokter, dia baca hasil, terus dia bilang aku sama suwami minum obat aja dulu ya. Abis itu aku bingung mau tanya apa, jadi kita cepet banget keluarnya. Kata temenku memang kalo sama dokter ini kita harus aktif, siapin pertanyaan sebelum ketemu, jangan berharap dia yang bakal aktif jelasin. Pas nunggu obat pun, rada lama, kayaknya kepotong makan malam petugasnya deh. Biaya yang harus dibayar hari ini Rp 1.210.000,-. Oya, kalo aku minum obatnya pas hari kedua setelah haid.

Well, mudah2an, usaha kami diberkati dan Dia berkenan mewujudkan segala kerinduan kami.
Amin..